Rupiah Tertekan! Dolar AS Rp 17.900, Dolar Singapura Dekati Rp 14.000
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Nilai tukar rupiah melemah signifikan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dan dolar Singapura pada perdagangan hari ini. Dolar AS berada di level Rp 17.941, naik 59 poin atau 0,33%, sementara dolar Singapura mendekati level Rp 14.000 dengan kenaikan 6,72 poin atau 0,05%, berada di Rp 13.997. Pelemahan ini bertahan sejak awal tahun 2026, dengan depresiasi rupiah mencapai 7,74% year-to-date (YTD) menurut Bank Indonesia (BI).
Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI, Erwin Gunawan Hutapea, menjelaskan bahwa pergerakan nilai tukar dipengaruhi oleh faktor global dan domestik, termasuk kebijakan suku bunga AS dan geopolitik seperti konflik di Selat Hormuz. Indeks dolar AS (DXY) yang melebihi level 101 juga mendorong melemahkan mata uana lain termasuk rupiah.
Dolar Singapura secara konsisten menguat sejak awal 2026, dari level Rp 12.900-an pada Januari hingga menyentuh Rp 14.000 pada Juni hingga September. Pasar menanti kebijakan moneter dan data fiskal AS untuk menilai arah selanjutnya rupiah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 15.18
Rupiah Ditutup Melemah 0,15%, Nilai Tukar Dolar AS Tembus Rp17.895
CNN Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 09.31
Rupiah Dibuka Melemah ke Rp17.887 per Dolar AS Senin Pagi
kumparan · 5 Oktober 2026 pukul 08.31
Operasi Senyap BI di Tengah Tekanan Rupiah
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 11.38
Rupiah Makin Loyo, Pengaruh Harga Minyak Makin Kuat
Berita terkait
Rupiah Bangkit ke Level Rp17.894 per Dolar AS Rabu Sore
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 16.15
Nilai Tukar Rupiah Terdepresiasi 7,74 Persen hingga Akhir September 2026, Ini Penjelasan BI
JawaPos · 30 September 2026 pukul 14.00
BI Ungkap Penyebab Rupiah Kembali Tembus Rp18 Ribu per Dolar AS
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 14.00
BI Ungkap Penyebab Dolar AS Tembus Rp 18.000
Detik.com · 29 September 2026 pukul 12.06