AS Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, Selat Hormuz Jadi Titik Panas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

AS melancarkan serangan udara ke Pulau Larak, Iran, menghancurkan dua peluncur rudal IRGC yang diduga menyiapkan roket pembawa ranjau laut ke Selat Hormuz. Operasi ini menjadi aksi militer pertama AS di wilayah Iran sejak Juli 2024. Serangan memicu reaksi IRGC yang menyatakan anggota pasukan dan warga sipil tewas, serta memperingatkan pembalasan. Selat Hormuz, jalur minyak dunia yang sempit 39 km, kembali menjadi titik panas konflik. Presiden Trump menegaskan tidak ada ranjau di kawasan tersebut dan mengancam kebijakan tanpa toleransi, sekaligus menggunakan Space Force untuk pemantauan. Hubungan AS-Teheran tetap tegang meski sempat ada nota kesepahaman di Juni 2024.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 11.40
Memanas Lagi, AS Hantam 2 Peluncur Rudal Iran di Pulau Larak
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 06.54
AS Serang Pulau Larak Iran, IRGC Siapkan Balasan
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 17.14
Konflik AS-Iran Memanas, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.722 per Dolar AS
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 17.01
Rupiah Tertekan Konflik AS-Iran, Hari Ini Tembus 17.722 per Dolar AS
Berita terkait
Tepis Trump, Iran Tegaskan Pegang Kendali Penuh atas Selat Hormuz
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 13.40
Presiden Trump Yakin Mojtaba Khamenei Masih Hidup Tapi Terluka Parah
VOI · 26 Agustus 2026 pukul 21.30
Negosiasi Damai Mandek, Trump Serukan Iran Menyerah!
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 13.55
Trump Ancam Bombardir Oman Jika Halangi Kesepakatan soal Selat Hormuz
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 08.42