Rusia Pasang Badan! Kucurkan Rp17,9 Triliun Buat Iran Saat Perang Lawan AS Makin Memanas!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rusia telah menyiapkan pinjaman senilai US$1 miliar (sekitar Rp17,9 triliun) untuk Iran, dengan dana siap ditransfer setelah Iran memberikan rincian rekening tujuan. Pinjaman ini merupakan angsuran pertama dari total pinjaman yang direncanakan Rusia untuk Teheran, yang awalnya mencuat pada Juni lalu. Proses pembayaran dari pihak Rusia sudah selesai, namun transfer tidak dapat dilanjutkan hingga Iran menentukan penggunaan dana dan menyediakan informasi rekening yang diperlukan.
Iran belum memutuskan penggunaan dana tersebut karena perbedaan usulan dari berbagai lembaga pemerintah. Organisasi Perencanaan dan Anggaran Iran mengusulkan penggunaan untuk impor kendaraan, sementara Kementerian Perminyakan ingin membeli peralatan industri minyak, dan Kementerian Pertanian mengusulkan untuk impor barang-barang pokok. Perbedaan usulan ini menyebabkan keputusan akhir belum diambil, sekaligus menjadi penyebab Iran belum memberikan rincian rekening kepada Rusia.
Kedua negara terus memperkuat kemitraan ekonomi dan keuangan, terutama sejak invasi Rusia ke Ukraina. Iran dilaporkan mendukung Rusia dengan senjata, sementara Rusia memberikan dukungan intelijen dan citra satelit untuk menghadapi AS dan Israel. Pada Juni, Iran mengumumkan rencana pembentukan bursa perdagangan rubel dan menargetkan pinjaman hingga US$20 miliar dari Moskow dengan bunga 6 persen.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 7 Oktober 2026 pukul 10.28
Tertekan Sanksi AS, Rusia Siap Transfer Pinjaman Rp18 Triliun pada Iran
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 17.50
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Berita terkait
Iran Babak Belur Dibombardir Amerika & Israel, Rusia Hanya Beri Bantuan Diplomatik
JPNN.com · 4 Oktober 2026 pukul 13.11
Lawan Tekanan AS, Rusia dan China Bersatu Bela Hak Iran Miliki Program Nuklir
SINDOnews · 4 Oktober 2026 pukul 11.42
Rusia dan Sekutunya Jadi Target Sanksi AS, Siapa yang Terdampak?
SINDOnews · 20 September 2026 pukul 01.10
Bisnis Nestle Dihantam Badai, Aset Disita
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 21.30