5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat menarik seluruh pesawat pengebom B-1 dari Pangkalan Udara RAF Fairford di Inggris setelah insiden mencurigakan melibatkan ancaman bom dan evakuasi pekan lalu. Pentagon memastikan semua pesawat telah kembali ke pangkalan di AS. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengecam dugaan pembunuhan seorang wanita oleh personel Marinir AS di Okinawa sebagai "kejahatan keji" dan melayangkan protes ke Washington. Insiden ini menambah ketegangan mengenai kehadiran militer AS di Jepang, terutama di Okinawa yang menampung sekitar 70 persen fasilitas militer AS.
Pemilu Brasil melanjutkan ke putaran kedua setelah tidak ada kandidat yang meraih mayoritas absolut. Anak mantan Presiden Jair Bolsonaro, Flavio Bolsonaro, mengejutkan dengan ungguli di atas Presiden petahana Luiz Inacio Lula da Silva. Pemilu serentak digelar untuk memilih presiden, wakil presiden, anggota parlemen, gubernur, dan perwakilan daerah.
Di Rusia, otoritas kesehatan melakukan karantina terhadap ratusan orang di Siberia setelah seorang peneliti laboratorium tewas terpapar wabah tak dikenal. Insiden terjadi di Institut Penelitian Anti-Pes di Shelekhov, dekat Irkutsk, ketika korban tak sengaja memecahkan tabung berisi sampel biologis hidup. Rospotrebnadzor belum memastikan identitas patogen yang bersumber dari kejadian ini.
Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz hanya akan dibuka jika tujuh syarat yang disepakati dalam MoU Juni lalu terpenuhi. Iran siap melanjutkan negosiasi namun juga siap bertempur lagi. Penegasan disampaikan oleh ketua parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 16.24
Takut Diserang Amerika, Iran Kembali Ancam Negara Tetangga
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 15.00
Perang Iran Panas Lagi, AS Kirim 3.000 Pasukan dan Jet Tempur ke Israel
SINDOnews · 5 Oktober 2026 pukul 10.46
Marinir AS Membunuh dan Merampok Wanita di Okinawa, Jepang Protes
SINDOnews · 5 Oktober 2026 pukul 07.14
Iran Tepis Klaim AS Usir 2 Delegasi Teheran di PBB: 'Itu Pernyataan Palsu yang Memancarkan Kekalahan'
Berita terkait
Rusia Kecam Jepang Terkait Penempatan Rudal AS di Pulau Kyushu
SINDOnews · 19 September 2026 pukul 13.31
AS Tak Sengaja Ciptakan Poros China, Rusia, dan Iran yang Justru Berbahaya
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 21.03
Rusia Kecam Rencana Latihan Militer Gabungan AS-Jepang-Australia
VOI · 2 September 2026 pukul 06.00
Diam-diam, Bos CIA ke Moskow Bertemu Pejabat Rusia, Bahas Apa?
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 17.04