Ryaas Rasyid: Prabowo Orang Baik, Selalu Ingat Utang Budi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pakar ilmu pemerintahan Muhammad Ryaas Rasyid menilai Presiden Prabowo Subianto merupakan sosok yang baik karena selalu mengingat utang budi kepada orang-orang yang berjasa dalam perjalanan politiknya, seperti Presiden Joko Widodo dan mantan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Menurut Ryaas, Jokowi dan Prabowo hingga kini masih merupakan satu kesatuan secara politik, sehingga reshuffle kabinet baru-baru ini tidak bisa serta-merta dimaknai sebagai upaya 'dejokowisasi'. Meski Listyo Sigit dicopot dari jabatan Kapolri, ia mendapat posisi baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan dalam perombakan kabinet yang dilakukan Prabowo pada Kamis (1/10/2026). Ryaas menilai Prabowo sebagai pribadi yang menghargai jasa orang lain dan selalu merasa utang budi, namun menegaskan bahwa dalam konteks kenegaraan, kepentingan publik dan masa depan bangsa harus mengalahkan pertimbangan pribadi. Ia menyatakan bahwa Prabowo belum dapat disebut sebagai negarawan karena proses pembentukan kesadaran untuk kepentingan negara yang masih berlanjut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 16.51
Titip Pesan Kepada Listyo Sigit, Dudung: Tugas KSP Berat
SINDOnews · 4 Oktober 2026 pukul 16.03
Eksponen Aktivis 98 Sebut Reshuffle Kabinet Momentum Perkuat Pemerintahan: Rakyat Menunggu Bukti
Berita terkait
Rocky Gerung Pernah Masuk Bursa Kabinet, Kini Melempem ke Prabowo
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 19.00
Projo: Pak Prabowo Tidak Perlu Mengganti Semua Orang Jokowi, Kalau Masih Berprestasi Kenapa Diganti?
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 12.05
Bukan Sekadar Duduk di Istana, Listyo Sigit Bidik ‘Bottleneck’ yang Hambat Program Prabowo
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 06.29
Momen Prabowo di HUT ke-81 TNI Viral di Sosmed, Said Didu Buka-Bukaan Sentil Sosok yang Kesepian!
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 17.04