S&P: Industri Manufaktur Indonesia Kembali Ekspansi di Juli 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3158509/original/055501600_1592723442-2.jpg)
Aktivitas manufaktur Indonesia kembali memasuki zona ekspansi pada Juli 2026. Berdasarkan data S&P Global, Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia naik ke 50,2, setelah pada Juni berada di level 46,9 yang menandakan kontraksi. Indeks di atas 50 menunjukkan peningkatan aktivitas bisnis dibanding bulan sebelumnya.
Ekonom S&P Global, Usamah Bhatti, menyebut volume produksi meningkat karena stabilnya penerimaan pesanan baru dan mulai pulihnya kepercayaan pelanggan. Namun, pemulihan belum penuh karena kenaikan harga bahan baku masih membatasi pertumbuhan. Perusahaan juga mulai menambah tenaga kerja setelah empat bulan melakukan pengurangan karyawan, dan tekanan kapasitas produksi meningkat seiring bertambahnya pesanan.
Optimisme pelaku industri terhadap prospek bisnis 12 bulan ke depan menjadi yang tertinggi dalam enam bulan terakhir, didorong harapan penjualan dan kepercayaan pelanggan menguat. Meski begitu, S&P Global mengingatkan bahwa mahalnya bahan baku dan lemahnya permintaan ekspor masih menjadi tantangan yang perlu diwaspadai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 16.38
Aktivitas Manufaktur RI Bangkit, Industri Kembali Masuk Fase Ekspansi
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 18.05
PMI Manufaktur RI Lompat Tembus Level 50, Kadin Ingatkan Masalah Ini
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 12.45
PMI Manufaktur RI Naik, Pabrik Mulai Rekrut Buruh
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 13.26
Riset: Pabrik RI Mulai Rekrut Karyawan Lagi usai Diterjang Badai PHK
Berita terkait
Produksi Pabrik Indonesia Naik Lagi Setelah Empat Bulan Turun
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 13.45
RI Jadi Pasar Terbesar Mixue di Luar China, Gerainya Tembus 2.000
Detik.com · 23 September 2026 pukul 14.31
Bulgaria Perkuat Kerja Sama dengan RI, Penempatan PMI Ditargetkan Naik
kumparan · 22 September 2026 pukul 14.41
Kakak Beradik Balik RI Bangun Pabrik, Produksi Motor Listrik TKDN 75%
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 12.40