Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

PMI Manufaktur RI Lompat Tembus Level 50, Kadin Ingatkan Masalah Ini

Data Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Indonesia yang dirilis S&P Global pada 3 Agustus 2026 menunjukkan peningkatan tajam pada Juli 2026, naik ke level 50,2 dari 46,9 pada Juni. Lonjakan ini menandai transisi dari kontraksi ke fase ekspansi, karena melampaui batas netral level 50. Kenaikan PMI didorong oleh pulihnya aktivitas produksi dan membaiknya permintaan domestik.

Namun, Wakil Ketua Umum Bidang Perindustrian Kadin Indonesia, Saleh Husin, mengingatkan bahwa pemulihan ini belum solid. Tantangan utama meliputi kenaikan biaya bahan baku, permintaan ekspor yang masih lemah, serta sikap hati-hati pelaku usaha dalam pembelian bahan baku. Diperlukan konsistensi ekspansi dalam beberapa bulan ke depan dan dukungan dari indikator lain seperti output industri dan investasi untuk memastikan pemulihan berkelanjutan.

Dibandingkan negara ASEAN, posisi Indonesia telah membaik tetapi laju ekspansinya masih moderat. Saleh Husin menekankan bahwa PMI adalah indikator jangka pendek, sehingga data satu bulan belum cukup untuk menyimpulkan tren pemulihan kuat. Pelaku usaha diperkirakan akan memantau tren permintaan sebelum melakukan ekspansi atau investasi baru.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait