Aktivitas Manufaktur RI Bangkit, Industri Kembali Masuk Fase Ekspansi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Aktivitas manufaktur Indonesia kembali ekspansi pada Juli 2026 dengan Purchasing Managers' Index (PMI) naik ke 50,2 dari 46, pada Juni. Kenaikan didorong pemulihan produksi dan permintaan domestik, tapi tren perlu konfirmasi beberapa bulan ke depan. Wakil Ketua Umum Kadin Saleh Husin menyatakan perlu konsistensi ekspansi untuk pemulihan berkelanjutan, didukung perbaikan indikator seperti output industri, utilisasi kapasitas, dan investasi. Tantangan masih ada, termasuk kenaikan biaya bahan baku, permintaan ekspor lemah, dan kehati-hatian pelaku usaha, menunjukkan pemulihan belum merata.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 08.10
Kantor Purbaya Beberkan Kabar Ekonomi RI: PMI Naik, Inflasi Turun
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 18.10
Rupiah Hari Ini Menguat ke 17.997, Data Manufaktur Indonesia jadi Penopang
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 17.00
SdanP Catat PMI Manufaktur RI Juni 2026 Bangkit ke Zona Ekspansi 50,2
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 13.30
S&P: Industri Manufaktur Indonesia Kembali Ekspansi di Juli 2026
Berita terkait
OJK Ungkap Industri Manufaktur RI Lesu Lagi, PMI Turun ke 49,8
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 22.23
Video: Kinerja Sektor Manufaktur Tertekan, Pengusaha Ungkap Sebabnya
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 11.32
Video: Daya Beli dan Penjualan Anjlok, PHK Pilihan "Terakhir" Pengusaha
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 10.20
Kemenkeu: Tantangan RI bukan volume investasi tapi produktivitas
ANTARA News · 9 September 2026 pukul 15.34