Sampai September 2026, Investasi Asing di Indonesia Tembus Rp 141,6 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Keuangan menyatakan arus modal asing ke Indonesia sudah pulih, dengan akumulasi inflow sebesar Rp 141,6 triliun hingga 11 September 2026. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan bahwa investasi ini masuk melalui berbagai instrumen pasar keuangan, termasuk Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 40,8 triliun dan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebesar Rp 171,6 triliun. Pada triwulan I 2026, arus modal pada SBN masih negatif, namun mulai berbalik positif pada triwulan II dan terus meningkat hingga triwulan III. Meskipun demikian, pasar saham Indonesia masih mengalami outflow sebesar Rp 70,7 triliun secara akumulatif. Pengakuan ini disampaikan dalam konferensi pers APBN KiTa edisi September 2026 di Kantor Kemenkeu Jakarta. Keberhasilan ini terjadi meskipun geopolitik global masih terganggu akibat konflik di Timur Tengah. Para menteri dan regulator keuangan hadir dalam Sidang Paripurna Luar Biasa ke-2 DPD Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada 16 September 2026. Menkeu menekankan bahwa pemulihan aliran modal asing menjadi indikator penting stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
Bagikan
Berita terkait
Asing Serbu RI Rp141 Triliun, Purbaya Ungkap Alasannya!
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 13.30
Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tetap Tumbuh Resilien di Tengah Ketidakpastian Global
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 00.07
Ekonom proyeksikan ekonomi RI tetap resilien di tengah dinamika global
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 19.16
Media AS: Keluarga Terkaya di Indonesia Pindahkan Lebih dari Rp17,6 Triliun ke Luar Negeri
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 10.47