Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Sarjito Resmi Jadi Kepala Pengawas Bursa Mineral OJK 2026-2031

Sarjito resmi ditetapkan sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2026-2031. Penetapan ini disetujui oleh Wakil Ketua Komisi XI DPR Mohammad Haekal setelah Sarjito melewati proses fit and proper test di Kompleks DPR, Jakarta, pada Senin, 24 Agustus 2026.

Dalam proses uji kelayakannya, Sarjito mengungkapkan tiga tantangan utama dalam pengembangan bursa mineral Indonesia: kedaulatan harga, integritas perdagangan, dan potensi kebocoran ekonomi, serta integrasi dan kedalaman pasar. Ia menyoroti ironi posisi Indonesia sebagai produsen timah dan nikel terbesar di dunia, namun tidak dapat memengaruhi harga komoditasnya yang ditentukan di bursa asing seperti London Metal Exchange, Shanghai Futures Exchange, dan Chicago Futures Exchange.

Untuk menjawab tantangan ini, Sarjito menyiapkan delapan kebijakan strategis: Trusted Infrastructure, Trusted Market, Trusted Player, Trusted Product, Trusted Data, Trusted Regulator, Trusted Ecosystem, dan Trusted Price. BMKS ditargetkan mulai beroperasi pada 1 Januari 2027 sebagai bursa tunggal dan bersifat mandatori, di mana seluruh transaksi komoditas strategis seperti hasil pertambangan dan kelapa sawit akan diarahkan melalui satu bursa di bawah pengawasan OJK.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait