Satelit Neo-1 Meluncur Awal 2027, BRIN Paparkan Manfaatnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5453828/original/053556500_1766507359-1764053184-4521804.jpg)
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan meluncurkan satelit Nusantara Earth Observation (Neo-1) pada awal 2027. Satelit ini merupakan hasil produksi dalam negeri dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mencapai 65%. Neo-1 merupakan satelit observasi bumi kelas mini (minisat) yang dilengkapi kemampuan pencitraan resolusi tinggi dan menengah. Pihul BRIN, Arif Satria, menyampaikan hal ini saat pertemuan Presiden RI dengan 150 periset BRIN di Istana Kepresidenan pada Kamis, 6 Agustus 2026. Satelit ini dirancang untuk menghasilkan data citra satelit secara mandiri guna mendukung sektor pertanian, kehutanan, kelautan, mitigasi bencana, dan pengawasan maritim. BRIN juga menyatakan bahwa pengembangan satelit ini memberikan efisiensi biaya misi sekitar 71,9% dibandingkan acuan misi sejenis. Selain satelit, BRIN juga sedang mengembangkan pesawat nirawak N219 yang telah dilisensikan ke PT Dirgantara Indonesia, kendaraan listrik, kapal, dan mesin flex-fuel yang dapat menggunakan bensin dan campuran etanol E20 hingga E40.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 19.31
Prabowo Tes Langsung Kekuatan Genteng Buatan BRIN
Berita terkait
Analisis Peneliti BRIN Terkait Potensi Maksimal Gempa NTT
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.16
Prabowo Subianto Targetkan Pembangunan Giant Sea Wall Pantura Jawa Mulai di Masa Jabatannya
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 18.59
Perusahaan Gandeng BRIN Kembangkan Bahan Alami buat Deodoran
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 19.30
Modiva dan BRIN Jalin Kerja Sama Riset Bahan Alami untuk Produk Perawatan Tubuh
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 16.37