Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

BRIN: Super El Nino Berpotensi Picu Kemarau Lebih Panjang

BRIN memperingatkan potensi fenomena Super El Nino pada 2026-2027 yang dapat memicu kemarau lebih panjang di Indonesia. Fenomena ini meningkatkan risiko tekanan panas ekstrem (WGBT) dan ancaman kebakaran hutan, terutama di wilayah Kalimantan dan Papua. Dampak kekeringan diproyeksikan berlanjut hingga periode 2027-2028 berdasarkan simulasi 14 model iklim NASA NEX-GDPP.

Data menunjukkan anomali suhu permukaan laut Pasifik Khatulistiwa mencapai 3,05 derajat Celsius, melampaui rekor tahun 2015. Terdapat peluang 75 persen bahwa peristiwa Oktober-Desember 2026 akan menjadi El Nino terkuat sejak 1950-an. Beberapa analisis bahkan memproyeksikan anomali suhu mencapai 4 derajat Celsius, tingkat yang belum pernah terjadi dalam satu milenium terakhir.

Berita terkait