Jakarta · Senin, 7 September 2026Cari
WargaKonoha

Sejarah Krakatau yang Mengguncang Dunia, dari Letusan 1883 hingga Lahirnya Anak Krakatau

Gunung Krakatau terbentuk dari interaksi lempeng tektonik India-Australia dan Eurasia, dengan erupsi utama pada 1883 menghancurkan puncak dan meninggalkan kaldera 6 km diameter. Letusan 1883 menyebabkan gelombang tekanan, bumi getar, dan korban jiwa sekitar 36.000 orang, dengan dampak atmosfer global yang menurunkan suhu dunia 0,5-1,2 derajat Celsius serta memengaruhi karya seni seperti The Scream Edvard Munch. Pada 1930, Gunung Anak Krakatau lahir dengan ketinggian 300 meter, namun erupsi 22 Desember 2018 menghasilkan tsunami di Banten dan Lampung serta menurunkan ketinggiannya menjadi 100 meter. Sejak 2 Juli 2026, status Gunung Anak Krakatau dinaikkan menjadi Level III Siaga dengan aktivitas lava, abu, dan penutupan jalur penerbangan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait