10 Fakta Letusan Dahsyat Krakatau yang Hebohkan Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Letusan Gunung Krakatau pada 1883 menewaskan lebih dari 36.000 orang dalam waktu singkat. Erupsi pada 25-27 Agustus menghasilkan tsunami 40 meter, ledakan keras yang terdengar hingga Australia Barat, serta awan panas yang membunuh ribuan orang di daratan. Gas dan abu vulkanik menciptakan selubung atmosfer yang menurunkan suhu global pada tahun 1884 serta menciptakan kabut senja merah di seluruh dunia. Letusan hampir menghancurkan seluruh Pulau Krakatau, membentuk kaldera, sebagai hasilnya Cagar Alam Ujung Kulon dibentuk pada 1957. Anak Krakatau yang lahir pada 1927 masih menjadi ancaman bagi komunitas di sekitarnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 13.32
Fenomena Anak Krakatau Ini Tak Bisa Disepelekan, Taruhannya Nyawa
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 13.03
7 Fakta Ilmiah Gunung Krakatau yang Bikin Penghuni Bumi Ketakutan
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 11.08
Ketika Krakatau Memicu Kiamat Kecil: Dentuman Dahsyat yang Bikin Bulan Jadi Biru
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 10.50
Letusan Krakatau Sudah Berhenti, Pakar Geologi Beri Peringatan Baru
Berita terkait
Krakatau Meletus, Peneliti BRIN Ingatkan Petaka Besar Tahun 1883
CNBC Indonesia · 6 September 2026 pukul 06.15
Update Kondisi Kubah Lava Anak Krakatau Pascatsunami 2018-Erupsi Terus
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 15.15
Profesor BRIN Ingatkan Mimpi Buruk Krakatau 1883, Soroti Erupsi Anak Krakatau
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 11.50
Anak Krakatau Erupsi 42 Kali Sejak Tengah Malam hingga Tengah Hari Ini
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 16.25