Sekolah Beralih Daring Gegara Kabut Asap, Bagaimana Nasib MBG?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan dibagikan ke sekolah-sekolah yang menerapkan pembelajaran daring akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal ini karena MBG memerlukan kehadiran siswa di sekolah untuk pembagiannya. Namun, beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah terdampak sempat membagikan MBG sebelum mengetahui kebijakan pembelajaran daring, karena makanan sudah selesai dimasak. Untuk mengatasi hal tersebut, SPPG mengatur agar orang tua siswa yang mengambil langsung jatah MBG anak mereka. Namun, pembagian hanya dilakukan pada hari pertama saja karena sekolah libur di hari berikutnya akibat kabut asap. Akhirnya, Sudaryono mengirimkan surat edaran resmi ke seluruh SPPG agar tidak lagi mendistribusikan MBG ke sekolah yang mengadopsi pembelajaran daring. Di Pontianak, pemerintah kota menerapkan pembelajaran daring untuk jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP mulai 24 Agustus 2026 akibat kondisi kabut asap yang buruk. Kebijakan ini diatur dalam surat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak dan pembelajaran tatap muka akan kembali dilaksanakan ketika kualitas udara membaik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 16.40
Sekolah Libur Imbas Karhutla, BGN Pastikan Program MBG Stop Sementara
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 22.00
Polres Lahat Usut Karhutla 350 Hektare di Kaki Bukit Senubut
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 21.32
Kawasan Kawah Wurung Ijen Bondowoso Terbakar, 10 Hektare Lahan Hangus
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 21.31
Nasib Borneo FC vs Persija di Tengah Karhutla Terungkap, I League Buka Suara
Berita terkait
Polres Muara Enim Memperkuat Kesiapsiagaan Cegah Karhutla di Sungai Rotan
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 21.00
Zulhas Sudah Ketok Palu dan Jamin Tak Ada Lagi Skandal MBG, Mulai Kapan?
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 20.30
Menkeu Siap Cairkan Anggaran Karhutla Sumatera-Kalimantan: Asal Jangan Di-Markup!
JawaPos · 26 Agustus 2026 pukul 19.45
BPBD Catat Karhutla Majalengka Capai 47,29 Hektare, Warga Diminta Waspada
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.40