Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Sekolah Beralih Daring Gegara Kabut Asap, Bagaimana Nasib MBG?

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak akan dibagikan ke sekolah-sekolah yang menerapkan pembelajaran daring akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hal ini karena MBG memerlukan kehadiran siswa di sekolah untuk pembagiannya. Namun, beberapa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah terdampak sempat membagikan MBG sebelum mengetahui kebijakan pembelajaran daring, karena makanan sudah selesai dimasak. Untuk mengatasi hal tersebut, SPPG mengatur agar orang tua siswa yang mengambil langsung jatah MBG anak mereka. Namun, pembagian hanya dilakukan pada hari pertama saja karena sekolah libur di hari berikutnya akibat kabut asap. Akhirnya, Sudaryono mengirimkan surat edaran resmi ke seluruh SPPG agar tidak lagi mendistribusikan MBG ke sekolah yang mengadopsi pembelajaran daring. Di Pontianak, pemerintah kota menerapkan pembelajaran daring untuk jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP mulai 24 Agustus 2026 akibat kondisi kabut asap yang buruk. Kebijakan ini diatur dalam surat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak dan pembelajaran tatap muka akan kembali dilaksanakan ketika kualitas udara membaik.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait