Siapkan 3 Program Kerja Utama, IBMA Optimistis Perkuat Ekosistem Bullion Nasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia Bullion Market Association (IBMA) secara resmi diluncurkan di Tower BSI, Jakarta, pada Kamis (20/8). Asosiasi ini bertujuan memperkuat dan mengembangkan ekosistem bullion nasional Indonesia. Ketua IBMA, Selfie Dewiyanti, menyatakan bahwa organisasi ini telah menyiapkan tiga program kerja utama yang dilaksanakan dalam tiga periode: pendek, menengah, dan panjang.
Dalam jangka pendek (1-2 tahun), IBMA akan fokus pada edukasi dan literasi industri bullion melalui berbagai kegiatan dan event, termasuk Gold Expo sebagai wadah bagi pelaku industri emas dari sektor pertambangan hingga hilir untuk berkumpul dan berinteraksi.
Untuk jangka menengah, IBMA berencana melakukan review terhadap kebijakan yang mendukung pengembangan ekosistem bullion di Indonesia. Sementara itu, dalam jangka panjang, IBMA mengincar pembentukan kemitraan strategis dengan mitra global untuk meningkatkan posisi industri bullion Indonesia di pasar internasional. Kehadiran sejumlah asosiasi dan lembaga internasional dalam peluncuran IBMA dianggap sebagai indikator dukungan kuat terhadap pengembangan sektor ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 09.15
Direktur Pegadaian Resmi Jadi Ketua Umum Indonesia Bullion Market Association
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 15.06
Dorong Ekonomi Nasional, IBMA Siap Tancap Gas Percepat Pendalaman Pasar Bulion
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 14.37
Percepat Pendalaman Pasar Bulion Nasional, Indonesia Kini Punya IBMA
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 09.57
Dorong Bisnis Bullion, Menko Airlangga Resmikan IBMA
Berita terkait
Dorong Ekosistem Emas Berstandar Internasional, Direktur Pegadaian Resmi Jadi Ketua Umum IBMA
JawaPos · 21 Agustus 2026 pukul 09.30
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, 11 Industri Resmi Meluncurkan Asosiasi IBMA
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 11.45
Tembaga Disebut Jadi Babak Baru Garapan Sumber Daya Mineral RI
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 14.02
Pemerintah Luruskan soal Emas 1.800 Ton di Bawah Bantal Warga RI
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 07.27