Siasat Lunasi Utang dan Paylater Menumpuk Tanpa Terjerat Pinjol
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317191/original/029207300_1755314565-Ilustrasi_utang__keungan.jpg)
Banyak pekerja mengalami siklus utang menumpuk akibat gaji cepat habis sebelum tanggal 20. Untuk melunasi utang tanpa terjerat pinjol, perencana keuangan Safir Senduk mengusulkan strategi: hitung semua utang, fokus pada pengurangan jumlah pos utang, bayar cicilan minimal, lalu alokasikan sisa anggaran ke utang dengan saldo terkecil (metode snowball). Andy Nugroho menambahkan, cicil utang sesuai kemampuan, hindari utang baru sampai lunas 30 persen, atau gunakan aset untuk melunasi cepat. Utang produktif seperti KPR sewa atau kendaraan ojek disarankan, sementara utang konsumtif dihindari. Bunga tinggi biasanya ada pada utang tanpa jaminan seperti KTA, paylater, atau pinjaman daring.
Bagikan
Berita terkait
Jangan Asal Tagih! OJK Tegaskan Pengguna Paylater dan Pinjol Punya Hak yang Sama
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 20.00
Utang Non Bank Makin Diminati Warga Pinjol hingga Paylater Laris Manis
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 13.17
Fenomena Baru: Belanja Sembako Kini Banyak Dibayar Pakai Paylater
Detik.com · 27 Juli 2026 pukul 16.21
BCA Life Luncurkan Value+ untuk Jawab Kebutuhan Perencanaan Keuangan
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 20.45