Fenomena Baru: Belanja Sembako Kini Banyak Dibayar Pakai Paylater
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penggunaan layanan paylater kini bergeser dari pembelian barang mahal seperti gadget ke kebutuhan sehari-hari seperti sembako dan pulsa. Head of Marketing Kredivo, Indina Andamari, menyatakan terjadi pergeseran kategori transaksi, namun belum bisa memastikan apakah disebabkan penurunan daya beli atau program promosi. Data Pefindo mencatat pertumbuhan BNPL mencapai 86,7% year-on-year menjadi Rp56,3 triliun per Februari 2026, dengan pertumbuhan tertinggi dari pinjol sebesar 153,49%. OJK melaporkan outstanding pinjol mencapai Rp103,73 triliun per Mei 2026, naik 25,6% secara tahunan. Ekonom INDEF Tauhid Ahmad memperingatkan bahwa masyarakat semakin bergantung pada utang konsumtif, beralih dari 'makan tabungan' ke 'makan utang', yang membebani keuangan dengan bunga tinggi dan berisiko menyebabkan siklus gali lubang tutup lubang.
Bagikan
Berita terkait
CEIC Sebut Sinyal Pelemahan Ekonomi Indonesia Menguat
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.21
Purbaya Mau Terapkan Pajak Baru dan Tambah Layer Cukai Rokok, Tapi Ada Syaratnya
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.50
Purbaya Buka Peluang Tarik Pajak Baru Jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 19.10
Warga Makin Irit Belanja, Jualan di Ecommerce Tak Laku
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 14.30