Siasat Salomon: Dari Jalur Berbatu ke Panggung Fashion Week
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4690339/original/051762600_1702894442-young-hipster-man-walking-rock-river-winter-forest.jpg)
Salomon, awalnya bengkel peralatan ski di Pegunungan Alpen Prancis (Annecy, 1947), berubah dari tepi baja ski dan sistem pengikat menjadi pelopor sepatu hiking dan trail running pada akhir abad ke-20. Seri Speedcross yang diluncurkan pertengahan tahun 2000-an menjadi titik balik: perancang Ralph F. Brewer menciptakan sepatu lari gunung yang sangat ringan dan protektif dengan daya cengkeram terinspirasi dari ban motocross, profil agresif, dan konstruksi tanpa chassis tradisional. Speedcross 3 (2011) menyempurnakan stabilitas tumit dan bantalan sambil mempertahankan sangkar SensiFit dan PowerBand; pada tahun 2015, lebih dari 20 juta pasang terjual di seluruh dunia. Generasi berikutnya (Speedcross 6) mempertahankan identitas inti sambil mengadopsi material yang lebih ringan dan tapak berbentuk huruf “Y” untuk pelepasan lumpur yang lebih cepat.
Fenomena gorpcore dan kolaborasi strategis dengan rumah mode avant-garde—The Broken Arm, MM6 Maison Margiela, Comme des Garçons, dan Palace Skateboards—mendorong Salomon ke panggung Fashion Week, mengubah sepatu kinerja murni menjadi ikon streetwear dan fesyen mewah. Amer Sports, perusahaan induknya, menerapkan strategi pengembangan produk bermata dua: terus berinovasi untuk atlet profesional sambil menyempurnakan estetika untuk konsumen perkotaan. Perluasan fokus pada Amerika Utara dan Asia, ditambah dengan kemitraan sebagai Mitra Premium Resmi Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin 2026 di Milano Cortina, memperkuat posisi Salomon sebagai merek global yang menggabungkan warisan teknis Alpen dengan gaya hidup modern.
Bagikan
Berita terkait
Pertamina Patra Niaga Bawa Kepedulian dan Energi untuk Warga Flores
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 15.34
Bos BGN Kerahkan Dapur MBG Bantu Warga Terdampak Gempa di NTT
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 15.30
Pembiayaan RAPBN 2027 Turun Jadi Rp 671,2 Triliun, Defisit Makin Kecil
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 15.30
Tanggap Bencana Gempa NTT, Pertamina Patra Niaga Kirim Logistik hingga Genset untuk Korban
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 15.30