PHK dan Matinya Daya Tahan Sektor Riil
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Ketenagakerjaan mencatat sekitar 53 ribu pekerja terkena PHK periode Januari-Agustus 2026. Fenomena ini bukan sekadar masalah ketenagakerjaan atau penurunan daya beli, melainkan indikator lemahnya daya tahan sektor riil Indonesia terhadap guncangan ekonomi global dan domestik.
Ada empat beban utama yang menghimpit industri: tingginya biaya pajak dan kepatuhan, biaya informal (pungutan liar), ketergantungan bahan baku impor yang memperburuk dampak pelemahan rupiah, serta tingginya angka ICOR (5,7-6,5) yang menunjukkan investasi tidak efisien dibanding negara pesaing seperti Vietnam. Diperlukan orkestrasi kebijakan antar-kementerian untuk menurunkan biaya bisnis (cost of doing business) guna meningkatkan daya saing industri nasional.
Bagikan
Berita terkait
Biang Kerok PHK Tembus 53.000 Orang Versi Buruh & Pengusaha
Detik.com · 27 September 2026 pukul 06.25
Pihak Buruh Beberkan Biang Kerok PHK Tembus 53 Ribu Orang
Detik.com · 26 September 2026 pukul 19.45
Tarif Pajak Air Tanah Naik, Pengusaha Bogor Minta Relaksasi
Detik.com · 1 September 2026 pukul 14.14
Ini Biang Kerok PHK Makan Korban 43 Ribu Orang
Detik.com · 29 Agustus 2026 pukul 16.38