Sinyal Bahaya Ekonomi AS: Pekerjaan Hilang, Warga Terjebak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4266425/original/035543800_1671506043-20221220-Libur-Natal-Tahun-Baru-AS-AP-5.jpg)
Ekonomi AS mengalami penurunan signifikan pada Juli 2026. Bureau of Labor Statistics (BLS) mencatat AS kehilangan 23.000 lapangan kerja, meski tingkat pengangguran turun menjadi 4,1%. Penurunan ini terjadi karena banyak pekerja menyerah dan keluar dari angkatan kerja. Data Juni dan Mei juga direvisi drastis, dengan penambahan kerja menjadi jauh lebih rendah dari ekspektasi. Pertumbuhan gaji melambat ke tingkat terendah dalam lima tahun, hanya 0,1% per jam di bulan Juli. Inflasi mencapai 3,5%, lebih tinggi dari pertumbuhan gaji, menyebabkan tekanan finansial bagi masyarakat AS.
Bagikan
Berita terkait
Saat Ijazah S1 Tak Lagi Jaminan: Cerita Sarjana Jualan Sempol hingga Jaga Toko
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 14.35
Lapangan Kerja AS Susut 23.000, Tingkat Pengangguran Turun Jadi 4,1%
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 20.56
Kenapa Banyak Lulusan SMK Jadi Nganggur?
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 06.52
BPS: Dalam Tiga Bulan, Lebih dari Setengah Juta Orang Terserap di Pasar Kerja
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 13.17