Jakarta · Selasa, 29 September 2026Cari
WargaKonoha

Skandal Lapas Cibinong, DPR Sebut Fasilitas Mewah Bukan Cuma Ulah Oknum Semata

Skandal fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, semakin membesar setelah Ombudsman RI melakukan sidak mendadak dan menemukan kluster khusus dilengkapi sofa, televisi, kulkas, alat kebugaran, hingga simulator golf. Selain itu, ditemukan pintu belakang tak terkunci yang terhubung ke hutan bambu, serta dugaan pungutan liar sebesar Rp150.000 per minggu di Blok A. Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Dewi Asmara, menyatakan bahwa kasus ini bukan sekadar ulah oknum, tetapi mencerminkan kegagalan sistem tata kelola pemasyarakahan secara menyeluruh.

Dewi menekankan bahwa temuan di Lapas Cibinong mencederai rasa keadilan publik dan mengungkapkan kelemahan dalam hal integritas, akuntabilitas, dan komitmen terhadap keadilan di lingkungan penjara. Ia menyampaikan hal ini terjadi di tengah upaya pemerintah untuk meningkatkan transparansi dan profesionalisme di sektor pemasyarakian.

Sebagai respons atas tekanan publik, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan menonaktifkan lima pejabat struktural Lapas Cibinong, termasuk Kepala Lapas dan Kepala Kamtib. Komisi XIII DPR RI juga menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan mengundang Dirjen Pemasyarakian dan mantan Kepala Lapas. Dalam rapat tersebut, diketahui bahwa barang-barang mewah, termasuk tiga botol wiski dan satu botol bir, merupakan milik pribadi salah satu pejabat. Dewi memastikan akan mengawal proses hukum dan investigasi internal agar tidak ada praktik istimewa yang lolos.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait