Soal BBM Subsidi, Bahlil: Berapapun Harganya di Dunia Tidak Akan Kita Naikkan!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDK Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah tidak akan menaikkan harga BBM subsidi hingga akhir tahun 206, meskipun harga minyak dunia mencapai US$ 106 per barel. Harga minyak dunia rata-rata Januari-September 2026 berkisar US$ 85-90 per barel, jauh di atas asumsi APBN 2026 sebesar US$ 70 per barel. Pemerintah menjaga daya beli masyarakat dengan membeli minyak dari berbagai negara termasuk Rusia, mengutamakan kepastian harga demi kebutuhan hidup. Cadangan BBM nasional masih di atas standar minimum 20 hari.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 15.35
Pertamina Patra Niaga Sebut Antrean BBM Subsidi di Makassar Semakin Landai
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 06.45
Jalur Pipa Saudi Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$107
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 13.16
Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Meski Minyak Dunia Tinggi
JawaPos · 12 September 2026 pukul 22.46
PLTP Gunung Ungaran Dinilai Berpotensi Dorong Ekonomi dan Kualitas Lingkungan
Berita terkait
Bahlil Jamin Harga Pertalite-Solar Tak Naik Meski Minyak Tembus US$100
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 15.10
Realisasi BBM Subsidi Berpotensi Lampaui Kuota, Solar Diprognosa Jebol 9,4%
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 17.20
Prabowo Ajak Negara BRICS Kerja Sama Pasok Kebutuhan Energi
Detik.com · 13 September 2026 pukul 08.45
Pertamina Pastikan Harga Pertalite dan Biosolar Tidak Naik Hingga Akhir 2026
JawaPos · 12 September 2026 pukul 21.50