Bahlil Jamin Harga Pertalite-Solar Tak Naik Meski Minyak Tembus US$100
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjamin harga pertalite dan solar tetap stabil meski harga minyak dunia menembus US$100 per barel. Harga minyak Brent naik 1% menjadi US$108,68 per barel, sedangkan WTI AS naik 1% menjadi US$103,45 per barel. Pemerintah memilih menambah anggaran subsidi daripada menaikkan harga BBM untuk melindungi daya beli masyarakat kelas bawah sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Sampai September 2024, rata-rata harga minyak internasional berada di kisaran US$85-90 per barel, jauh di bawah US$100.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 16.30
Harga Minyak Dunia Naik, IMF Ungkap Dampaknya ke Negara Pengimpor Energi
JawaPos · 11 September 2026 pukul 16.30
Bahil Jamin Pertalite-Solar Subsidi Tidak Naik meski Harga Minyak Dunia Melonjak
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 16.29
Menteri ESDM: Harga BBM subsidi tetap demi jaga daya beli masyarakat
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 16.00
Rupiah Anjlok ke Rp17.611 per Dolar AS Tertekan Lonjakan Harga Minyak Dunia
Berita terkait
Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik, Meski Konsumsi Berpotensi Jebol
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 19.06
Realisasi BBM Subsidi Berpotensi Lampaui Kuota, Solar Diprognosa Jebol 9,4%
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 17.20
Bahlil Ungkap Arahan Prabowo Harga BBM Subsidi Tak Naik
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 17.42
Bahlil Pastikan BBM & LPG Subsidi Nggak Naik
Detik.com · 28 Juli 2026 pukul 21.38