Jalur Pipa Saudi Ditutup, Harga Minyak Dunia Tembus US$107
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga minyak dunia melonjak setelah Arab Saudi menutup pipa minyak East-West akibat serangan drone dari Irak pada 10 September 2026. Penutupan jalur strategis berkapasitas 7 juta barel per hari ini menyebabkan minyak Brent naik 3,1% menjadi US$107,87 per barel dan WTI naik 2,8% menjadi US$102,87 per barel.
Kondisi ini memperburuk krisis pasokan global di tengah konflik Iran-AS dan ketidakpastian keamanan di Selat Hormuz, termasuk laporan serangan terhadap kapal tanker. Ketegangan diplomatik semakin meningkat setelah pertemuan antara Iran dan negara-negara Teluk di Oman resmi ditunda.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 13.16
Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Meski Minyak Dunia Tinggi
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 11.19
Houthi Klaim Merudal Pangkalan Militer Arab Saudi, Pertempuran Makin Berkobar
Detik.com · 13 September 2026 pukul 08.45
Prabowo Ajak Negara BRICS Kerja Sama Pasok Kebutuhan Energi
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 08.14
Blokade Houthi Guncang Pasokan Energi Global, Harga Minyak Lampaui USD100 per Barel
Berita terkait
Houthi Serang Arab Saudi Habis-habisan, Minyak Dunia di Ujung Tanduk
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 05.33
Mimpi Buruk Arab Saudi, Putra Mahkota Sampai Mohon-Mohon ke Trump
CNBC Indonesia · 13 September 2026 pukul 06.00
Harga Minyak Melesat 6% di Tengah Konflik AS-Iran Meningkat
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 07.59
Harga Minyak Dunia Tembus US$ 101 per Barel, Tertinggi Sejak Mei
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 07.40