Soal Pembahasan Gibran-Dedi Mulyadi di Solo, PSI: Pak Jokowi Cuma Menitipkan agar Kami Lebih Cepat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membantah bahwa wacara duet Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dibahas dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo. Ketua DPP PSI Bestari Barus menjelaskan bahwa Jokowi hanya memberikan pesan agar PSI lebih cepat menyelesaikan struktur kepengurusan hingga tingkat paling bawah untuk diverifikasi KPU. PSI menegaskan fokus pertemuan tersebut adalah pekerjaan internal partai, bukan spekulasi politik paslon. Isu Gibran-Dedi Mulyadi mencuat setelah video Farhat Abbas viral di media sosial, di mana ia menyebut dua nama tersebut dalam pidatonya di hadapan Jokowi, memicu spekulasi mengenai peta politik menuju Pemilu 2029.
Bagikan
Berita terkait
PSI Soal Duet Gibran-Dedi Mulyadi: Kita Berharap ke Depan Masyarakat Tidak Perlu Lagi Menggoreng Itu
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 05.05
Batal Jadi Orang Biasa di Solo, Eks Kader PSI: Jokowi Sungguh-sungguh Kembali Berpolitik
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 10.50
Tak Masalah Bagi Jokowi Jika PSI Gagal Masuk Senayan 2029
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 10.20
Adi Prayitno Sebut Jokowi Aktif Berpolitik demi Menjaga Relevansi Gibran dan PSI
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 12.30