Soal Sengketa Arbitrase Investasi di Kimia Farma, Ini Penjelasan INA
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia Investment Authority (INA) buka suara mengenai sengketa arbitrase internasional terkait investasinya di PT Kimia Farma Apotek (KFA), anak usaha PT Kimia Farma Tbk. (KAEF). INA melalui Chief Legal Counsel Arisia Pusponegoro mengonfirmasi bahwa proses arbitrase sedang berlangsung di bawah Singapore International Arbitration Centre (SIAC), namun tidak dapat berkomentar terhadap putusan karena bersifat rahasia sesuai aturan SIAC.
INA menegaskan komitmennya terhadap transparansi, dengan menyatakan bahwa detail investasi seperti nilai dan lokasi telah dipublikasikan dalam siaran pers saat investasi pertama kali dilakukan. Sengketa ini terungkap melalui keterbukaan informasi KAEF terkait surat yang dikirimkan oleh PT Akar Investasi Indonesia (anak usaha INA) dan CIS Limited (anak usaha Silk Road Fund) pada 4 Juni 2024.
Sebagai investor, INA akan menjalankan hak-haknya berdasarkan hukum dan kontrak, serta tetap menghormati independensi proses arbitrase. Informasi lebih lanjut mengenai investasi bersifat publik dan dapat diakses oleh publik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 14.24
INA Buka Suara Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma di Singapura
Berita terkait
ESR dan INA Perluas Kemitraan untuk Pengembangan Logistik Baru di Indonesia
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 21.55
ESR Gandeng INA Investasi Fasilitas Logistik Modern di Cikarang dan Cibitung
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 15.45
Harvard Kantongi Saham SpaceX Rp 39,2 Triliun, Raup Cuan dari Elon Musk
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 03.00
Pemerintah RI Tebar Insentif Pajak pada 2027, Nilainya Tembus Rp632 T
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.23