Sosok Tuan Tanah Matraman, Kuasai Lahan 400 Hektare Selama 41 Tahun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

J.M.L. Bohl, seorang warga negara Belanda, menguasai lahan Matraman selama 41 tahun mulai dari tahun 1879 hingga 1920. Bohl tiba di Batavia pada usia 16 tahun pada tahun 1864 dan awalnya bekerja di perusahaan perdagangan Pitcairn Syaae & Co. Dengan ketekunannya, Bohl berhasil mengumpulkan kekayaan yang kemudian dialihkan ke sektor properti. Ia membeli dua lahan besar, Matraman dan Sinajan, yang terletak di dekat Paal Merah. Menurut direktori Adresboek van Nederlandsch-Indië (1896), kekuasaan Bohl di Matraman mencakup 502 bau atau sekitar 400 hektare. Di atas lahan tersebut, ia membangun kediaman mewah lengkap dengan puluhan ekor rusa peliharaan sebagai simbol statusnya. Kawasan Matraman dijadikan lahan produktif untuk menanam padi dan kelapa. Meskipun kaya raya, Bohl hidup sangat tertutup dan jarang muncul di kalangan publik. Ia juga pernah mencalonkan diri sebagai anggota dewan perwakilan untuk wilayah Meester Cornelis pada tahun 1908. Bohl meninggal pada 18 Juni 1920 di usia 72 tahun akibat komplikasi setelah operasi usus buntu dan gagal ginjal akut. Kematiannya menandai akhir dari era penguasaan privat atas tanah Matraman, yang kemudian diambil alih oleh pemerintah kolonial.
Bagikan
Berita terkait
Modal Numpuk Gaji, Sosok Ini Jadi Tuan Tanah-Kuasai 1.400 Ha Lahan
CNBC Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 17.15
Prediksi Harga Emas Dunia Pekan Ini: Berpotensi Bergerak di Rentang USD 4.102 hingga USD 4.650
JawaPos · 13 September 2026 pukul 09.00
Prabowo Ajak Negara BRICS Kerja Sama Pasok Kebutuhan Energi
Detik.com · 13 September 2026 pukul 08.45
Penerima Bansos Bertambah, 4,3 Juta Keluarga Baru Masuk Daftar
kumparan · 13 September 2026 pukul 08.32