Penerima Bansos Bertambah, 4,3 Juta Keluarga Baru Masuk Daftar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Sosial mencatat 4,3 juta keluarga baru masuk daftar penerima bantuan sosial (bansos) setelah pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi dan Nasional (DTSEN). DTSEN menggabungkan data DTKS, Regsosek, dan P3KE, memungkinkan akomodasi kelompok yang sebelumnya tak tercatat. Penentuan desil menggunakan Proxy Means Test (PMT) dan machine learning berbasis data pengeluaran rumah tangga Susenas, dikembangkan per model kabupaten/kota. Pemutakhiran DTSEN penting untuk merespons mobilitas penduduk seperti pindah domisili atau meninggal dunia. Dalam skenario percobaan bank, pemerintah menargetkan 50 juta masyarakat desil 1-4 sebagai penerima manfaat pada kuartal I 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 12 September 2026 pukul 15.32
Penerima Bansos Bertambah 4,3 Juta Keluarga
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 22.17
4,5 Juta Warga Terima Bansos 5 Tahun Lebih, Kemensos Soroti Fenomena Demotivasi
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 19.37
BPS bakal manfaatkan Sensus Ekonomi untuk DTSEN
Detik.com · 11 September 2026 pukul 19.00
Kemensos: Butuh Bansos Silakan Minta, Tak Minta Dianggap Tak Butuh
Berita terkait
Kemensos: Pemutakhiran DTSEN Bagian dari Penyempurnaan Penentuan Desil
kumparan · 11 September 2026 pukul 22.00
4,3 Juta KPM Baru Terima Bansos usai Pemutakhiran Data DTSEN
JawaPos · 11 September 2026 pukul 18.31
Pemutakhiran Desil DTSEN, 4,3 Juta KPM Baru Kini Terima Bansos
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 10.46
Data Bansos Dirombak, Penerima PBI-JKN Desil 6–10 Anjlok dari 15 Juta Jadi 355 Ribu
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 06.22