Stafsus Pramono Bantah Jakarta Terbitkan Obligasi karena Defisit Kas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Yustinus Prastowo, Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, membantah penerbitan obligasi daerah karena defisit kas. Menurutnya, Jakarta membutuhkan obligasi untuk mengelola neraca secara lebih cerdas, bukan karena kekurangan uang. Ia menjelaskan bahwa kota global harus mengelola aset, kewajiban, arus kas, dan investasi secara terpadu. Ruang fiskal Jakarta menghadapi tekanan akibat perubahan struktur pendapatan, termasuk penyesuaian Dana Bagi Hasil (DBH), sementara kebutuhan belanja infrastruktur dan layanan publik terus meningkat. Mengandalkan APBD tahunan saja dinilai memperlambat pembangunan. Obligasi daerah digunakan untuk membiayai investasi jangka panjang seperti MRT, jaringan air minum, pengendalian banjir, rumah sakit, dan transformasi digital, bukan untuk belanja rutin. Prastowo mencontohkan kota global seperti New York, Tokyo, London, Paris, dan Seoul yang telah menerapkan praktik serupa. Ia menekankan bahwa disiplin fiskal tetap utama, dengan dana obligasi hanya untuk proyek produktif yang terukur. Ukuran kesehatan fiskal bukanlah besarnya saldo kas, melainkan efektivitas neraca dalam menciptakan kesejahteraan jangka panjang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 10.04
Pramono Minta Kemenkeu Segera Kaji Rencana Obligasi Jakarta Rp 3,5 Triliun
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 13.32
Tunggu JPO Tendean Dibangun, Pedestrian Nyeberang Pakai Pelican Crossing
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 10.34
Terowongan Pejalan Kaki di Kawasan Bundaran HI Ditargetkan Rampung Juni 2027
Berita terkait
LRT Jakarta Velodrome-Manggarai Sudah 97 Persen, Selesai 20 Agustus
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 13.57
Nilai Obligasi Daerah Jakarta Naik Jadi Rp 5,6 Triliun
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 21.25
AHY Sebut Jakarta di Bawah Pramono Bisa Jadi Contoh, Ini Alasannya
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 17.58
Cegah Penurunan Tanah, AHY Minta DKI Perkuat Infrastruktur
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 15.31