Starbucks Tutup 250 Gerai di Amerika Utara, Ekspansi 2026 Ikut Direm
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Starbucks menutup 250 gerai berkinerja rendah di Amerika Utara sebagai bagian dari strategi restrukturisasi "Back to Starbucks" di bawah CEO Brian Niccol. Langkah ini diperkirakan memakan biaya sekitar US$300 juta (Rp5 triliun). Karyawan terdampak akan diberikan opsi pindah lokasi atau paket pesangon.
Selain penutupan gerai, Starbucks memangkas target ekspansi global 2026 menjadi 440 gerai dari sebelumnya 600-650 gerai. Perusahaan juga menghapus ratusan posisi korporat dan menutup kantor regional untuk mencapai target penghematan biaya US$2 miliar hingga akhir tahun fiskal 2028. Meski melakukan perampingan, penjualan gerai di Amerika Utara pada kuartal III 2026 tetap tumbuh 8,1%.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 27 September 2026 pukul 12.38
Starbucks Bakal Tutup 250 Gerai Kopi di Amerika Utara
Berita terkait
Starbucks Tutup 250 Gerai, Rp 5,3 Triliun Dikorbankan
Detik.com · 26 September 2026 pukul 08.00
Starbucks Tutup 250 Gerai, Keluar Duit Rp 5,3 T, PHK Massal Mengintai
Detik.com · 25 September 2026 pukul 11.04
Starbucks Tutup 250 Gerai, Siap-Siap PHK Massal
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 10.00
Pertamina Bekali UMK Agar Siap Hadapi Buyer Global
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 16.45