Starbucks Tutup 250 Gerai, Rp 5,3 Triliun Dikorbankan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Starbucks akan menutup sekitar 250 gerai berkinerja buruk di Amerika Utara, setara 1% dari total 18.000 lokasi. Langkah ini diambil karena gerai tersebut dianggap tidak layak secara finansial dan gagal memberikan pengalaman pelanggan yang diinginkan. Perusahaan memperkirakan biaya restrukturisasi mencapai US$ 300 juta (Rp 5,37 triliun), dengan US$ 200 juta dialokasikan untuk pesangon karyawan dan pengakhiran sewa lebih awal.
Meski melakukan penutupan, Starbucks tetap berkomitmen pada pertumbuhan jangka panjang melalui pembukaan kedai di lokasi lebih strategis. Namun, target pembukaan gerai global tahun ini turun menjadi 440 lokasi dari target awal 600-650 lokasi. Strategi ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang CEO Brian Niccol untuk merombak bisnis melalui renovasi gerai, peningkatan layanan, dan penyederhanaan menu.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 10.00
Starbucks Tutup 250 Gerai, Siap-Siap PHK Massal
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 21.31
Badai PHK Hantam Starbucks! 250 Gerai Tutup dan Ratusan Karyawan Kehilangan Pekerjaan
CNN Indonesia · 25 September 2026 pukul 09.15
Starbucks Bakal Tutup 250 Gerai demi Pangkas Biaya
Berita terkait
Starbucks Tutup 250 Gerai, Keluar Duit Rp 5,3 T, PHK Massal Mengintai
Detik.com · 25 September 2026 pukul 11.04
HKCHAM Indonesia Jembatani Bisnis-Investasi RI, Hong Kong & Tiongkok Daratan
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 00.01
Transformasi BUMN Dipuji Media Internasional, Sebut Pemimpin Barat Mesti Belajar dari Prabowo
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 13.14
Bisnis Waralaba RI Tembus Rp 143 T, Sektor Ini Jadi Penopang
Detik.com · 18 September 2026 pukul 08.27