Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Starbucks Tutup 250 Gerai, Rp 5,3 Triliun Dikorbankan

Starbucks akan menutup sekitar 250 gerai berkinerja buruk di Amerika Utara, setara 1% dari total 18.000 lokasi. Langkah ini diambil karena gerai tersebut dianggap tidak layak secara finansial dan gagal memberikan pengalaman pelanggan yang diinginkan. Perusahaan memperkirakan biaya restrukturisasi mencapai US$ 300 juta (Rp 5,37 triliun), dengan US$ 200 juta dialokasikan untuk pesangon karyawan dan pengakhiran sewa lebih awal.

Meski melakukan penutupan, Starbucks tetap berkomitmen pada pertumbuhan jangka panjang melalui pembukaan kedai di lokasi lebih strategis. Namun, target pembukaan gerai global tahun ini turun menjadi 440 lokasi dari target awal 600-650 lokasi. Strategi ini merupakan bagian dari rencana jangka panjang CEO Brian Niccol untuk merombak bisnis melalui renovasi gerai, peningkatan layanan, dan penyederhanaan menu.

Peristiwa ini diliput 4 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait