Studi sebut 54 persen kredit Kredivo di 2025 buat kebutuhan produktif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Studi Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI) bersama Kredivo Group mencatat bahwa 54 persen kredit yang disalurkan melalui Kredivo pada 2025 digunakan untuk kebutuhan produktif seperti modal usaha, renovasi rumah, pendidikan, dan kesehatan. Studi ini bertujuan memberikan perspektif berbasis bukti mengenai peran kredit digital di Indonesia, terutama dalam konteks inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi.
Dari sisi inklusi keuangan, satu dari enam pengguna aktif Kredivo pada 2025 merupakan pengakses kredit pertama. Profil pengguna tersebut didominasi oleh perempuan (48 persen) dan generasi di bawah 30 tahun (57 persen). Di segmen UMKM, 97 persen penerima pinjaman modal usaha merupakan pelaku usaha mikro, dengan sekitar 40 persen mendapatkan akses kredit formal pertama melalui Kredivo.
Studi dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif melibatkan ratusan pengguna serta puluhan pelaku UMKM di berbagai provinsi, didukung data internal Kredivo dan data sekunder. Hasil lengkap studi akan dipublikasikan dalam Laporan Dampak Sosial dan Ekonomi Kredivo pada 10 September 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 3 September 2026 pukul 21.32
Gandeng 1,2 Juta Merchant, DANA Dorong Akses Keuangan Inklusif Warga RI
Berita terkait
Ketika Inklusi Keuangan Menjadi Kerja Kolektif Antarbank
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 06.00
Tak Gentar Medan Sulit, Kisah Mantri BRI Dampingi Pelaku Usaha Cianjur Selatan
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 08.39
Video: Inovasi Fintech Lending Atasi Gap Kredit UMKM Sebesar Rp2.400 T
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 13.53
IEU-CEPA Berpotensi Bebaskan Tarif 90% Produk Indonesia
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 16.45