Jakarta · Minggu, 4 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Suahasil Didukung 3 Wamenkeu, Bisa Kerek Pertumbuhan Ekonomi?

Pemerintah baru saja melantik tiga Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) baru, yaitu Luky Alfirman, Nurkholisoh Ibnu Aman, dan Juda Agung. Menurut pakar ekonomi, penambahan jumlah Wamenkeu tidak otomatis mendorong pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan ekonomi tetap ditentukan oleh faktor fundamental seperti konsumsi, investasi, dan ekspor. Dampak positif dari formasi baru hanya akan terlihat jika mereka mampu memperkuat eksekusi kebijakan fiskal dan meningkatkan kredibilitas pemerintah. Komposisi ketiganya dinilai relevan karena menggabungkan keahlian dalam pengelolaan APBN dan latar belakang Bank Indonesia, yang penting di tengah tekanan pada rupiah dan arus modal.

Koordinator kebijakan fiskal dan moneter perlu diperkuat, namun tanpa mengorbankan independensi Bank Indonesia. Pasar tidak hanya memandang jumlah pejabat, tetapi lebih pada arah kebijakan dan hasil kerja. Tantangan terdekat termasuk menjaga defisit terkendali dan memastikan kualitas belanja pemerintah hingga akhir tahun. Respons negatif pasar juga dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti harga minyak dan arus modal keluar.

Pembagian tugas ketiga Wamenkeu perlu segera diperjelas untuk mencegah tumpang tindih kewenangan. Manfaat dari formasi baru bersifat tidak langsung dan akan terlihat melalui stabilitas rupiah, penurunan premi risiko, dan biaya utang yang lebih rendah. Namun, hal ini hanya akan terwujud jika pemerintah menunjukkan kebijakan yang konsisten dan eksekusi fiskal yang nyata dalam beberapa bulan ke depan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait