Wamenkeu Juda: Semua Pengambil Keputusan di Indonesia Pro-Growth
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menegaskan bahwa seluruh pengambil keputusan ekonomi di Indonesia, termasuk Menteri Keuangan Suahasil Nazara, berkomitmen pada kebijakan pro-growth untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Strategi pertumbuhan ini mencakup tiga aspek utama: pertumbuhan (to grow), perlindungan (to protect), dan transformasi (to transform). Salah satu contoh implementasinya adalah penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk menjaga daya beli masyarakat rentan agar konsumsi tetap berjalan.
Meski berorientasi pada pertumbuhan, pemerintah tetap menerapkan prinsip kehati-hatian fiskal (fiscal prudence) guna menjaga kepercayaan investor. Indikator utama yang dijaga adalah defisit anggaran di bawah 3 persen dan rasio utang di bawah 60 persen sesuai undang-undang. Saat ini, posisi utang pemerintah dilaporkan masih berada di bawah 40 persen untuk memastikan stabilitas fiskal nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 22.35
Penyegaran Kabinet, PR Darurat Sektor Industri
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 15.05
Sah Jadi Wamenkeu 2026-2029, Ini Profil Luky Alfirman
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 19.08
InFast Bestari Usulkan Insentif Blockchain untuk Ganjal Penurunan Kelas Menengah
Berita terkait
Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional, BI dan Kemenkeu Siapkan 5 Pilar Sinergi Kebijakan
JawaPos · 25 September 2026 pukul 11.00
Saleh Husin Optimistis Suahasil Dengarkan Dunia Usaha dalam Kebijakan Fiskal
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 17.31
Refleksi Setahun Purbaya Jadi Menkeu: Harusnya Kita Bisa Tumbuh Lebih Cepat
Detik.com · 11 September 2026 pukul 07.05
Purbaya Akui Sengaja 'Omong Besar' soal Ekonomi 6 Persen, Ternyata Ini Strateginya
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 18.18