Jakarta · Rabu, 23 September 2026Cari
WargaKonoha

Amran Ungkap Dampak Horor Beras Impor Selundupan Masuk RI

Menteri Pertanian dan Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa praktik impor ilegal pangan di Indonesia sudah sangat keterlaluan dan harus ditindak tegas. Menurutnya, dampak impor ilegal tidak bisa dinilai hanya dari volume barang yang diselundupkan, tetapi dari kerusakan yang ditimbulkan terhadap petani dan produksi dalam negeri. Ia mencontohkan kasus 2022-2023 di mana satu kontainer daging yang diselundupkan justru menyebabkan kerugian sebesar Rp40 triliun bagi petani dan 2 juta sapi terdampak penyakit mulut dan kuku.

Amran menekankan bahwa Indonesia sudah mencapai swasembada untuk 8 komoditas pangan, namun masih ada praktik penyelundupan yang merugikan sekitar 115 juta petani. Ia meminta agar setiap kasus impor ilegal diperlakukan serius dan ditindak sesuai ketentuan, karena kepentingan ekonomi sesaat tidak boleh mengorbankan para petani.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan juga turun tangan melakukan penindakan di Pelabuhan Tanjung Perak dan Kawasan Berikat Bogor. Di kedua lokasi tersebut, petugas menemukan sekitar 397,35 ton beras yang tidak sesuai dengan dokumen kepabeanan. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menambahkan bahwa impor ilegal ini merugikan petani dan konsumen karena beras yang masuk tidak dapat dipertanggungjawabkan kualitas dan pengolahannya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait