Tak Hanya Jadi Penghasil, Prabowo Targetkan Indonesia Ikut Tentukan Harga Komoditas Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia berencana mendirikan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis untuk memperkuat posisi negara dalam perdagangan global. Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia tidak hanya akan menjadi produsen, tetapi juga berpartisipasi dalam menentukan harga komoditas dunia. Kebijakan ini diumumkan dalam Rapat Paripurna dengan DPR RI pada 14 Agustus, dengan tujuan mengubah peran Indonesia dari sekadar tempat ekstraksi menjadi pusat perdagangan.
Indonesia merupakan produsen berbagai komoditas penting dunia, seperti kelapa sawit, nikel, timah, batu bara, emas, kopi, dan karet. Bursa ini dijadwalkan mulai beroperasi pada 1 Januari 2027 dan akan menjadi dasar pembentukan Indonesia Reference Price, yaitu harga referensi untuk komoditas ekspor utama. Dengan demikian, Indonesia berharap memiliki posisi tawar yang lebih kuat di pasar global.
Tujuan pembangunan bursa adalah menciptakan pasar yang transparan, likuid, dan dipercaya oleh pelaku perdagangan internasional. Hal ini akan memungkinkan produsen, petani, eksportir, pembeli, dan investor bertemu dalam satu sistem data transaksi yang terbuka, sehingga manfaat ekonomi dari kekayaan alam Indonesia dapat dioptimalkan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 15.07
Saat Bahas Bursa Mineral dan Komoditas, Prabowo: 'Emak-emak' yang Kuasai Ekonomi Kita
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 17.04
Prabowo Siapkan Harga Referensi Indonesia untuk Komoditas Ekspor
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.44
Prabowo Minta Dukungan Ekspor Satu Pintu, Anggota DPR Standing Ovation
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.45
Prabowo Targetkan Ekonomi RI Tumbuh 6% di 2027
Berita terkait
Prabowo Tegaskan Pentingnya Kekuatan Kolektif Merespons Dinamika Global
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 10.11
Prabowo: Pakar-Institusi Dunia Bilang RI Akan Jadi Negara Ekonomi Terbesar ke-4
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 23.33
Soal RI Vs Singapura, Prabowo: Kita Banyak Tantangan, Masalahnya Besar
CNBC Indonesia · 9 September 2026 pukul 22.50
Bahlil: Masa Harga Komoditas RI Diatur Negara Lain, Enak Aja!
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.22