Prabowo Siapkan Harga Referensi Indonesia untuk Komoditas Ekspor
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto berencana menerapkan Indonesia Reference Price atau harga referensi Indonesia untuk berbagai komoditas ekspor utama. Kebijakan ini bertujuan menciptakan pasar komoditas yang lebih transparan, likuid, dan memiliki harga acuan terpercaya bagi pelaku usaha serta investor global.
Sistem ini akan mengintegrasikan produsen, petani, eksportir, pembeli, dan investor dalam satu platform yang diawasi. Dengan transparansi data transaksi yang lebih baik, pemerintah berharap dapat mempersempit ruang terjadinya penipuan dalam perdagangan komoditas ekspor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.44
Prabowo Minta Dukungan Ekspor Satu Pintu, Anggota DPR Standing Ovation
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 15.07
Saat Bahas Bursa Mineral dan Komoditas, Prabowo: 'Emak-emak' yang Kuasai Ekonomi Kita
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 11.00
Tak Hanya Jadi Penghasil, Prabowo Targetkan Indonesia Ikut Tentukan Harga Komoditas Dunia
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.28
Prabowo Pamer Rating Positif Barat atas Kinerja DSI Berantas Penipuan Ekspor
Berita terkait
Prabowo Bentuk Bursa Mineral dan Komoditas, Beroperasi 1 Januari 2027
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.20
Prabowo Beberkan Kerjaan PT DSI: Awasi 6.500 Transaksi Ekspor Komoditas, Devisa Tambah Rp89 T
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 15.30
Tak Hanya 3 Komoditas Utama, Prabowo Akan Perluas Pengawasan PT DSI ke Seluruh Produk Ekspor
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 14.31
PT DSI Temukan Potensi Tambahan Devisa Ekspor Rp89 Triliun dari Sawit hingga Batu Bara
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 14.13