Tak Harus Jadi Eksportir, UMKM Bisa Go Global Lewat Industri Otomotif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

UMKM dapat menembus pasar global tanpa ekspor langsung melalui integrasi dalam rantai pasok industri otomotif. Produk UMKM yang menjadi komponen kendaraan, baik dalam bentuk utuh (CBU), terurai (CKD), maupun komponen spesifik seperti sistem rem, otomatis ikut tereskpor saat kendaraan tersebut dipasarkan ke luar negeri.
Namun, tantangan utama terletak pada konsistensi kualitas dan kapasitas produksi massal. Kementerian UMKM menekankan pentingnya pemenuhan spesifikasi teknis dan manajemen produksi agar produk tidak cacat. Untuk itu, pemerintah bekerja sama dengan Astra membangun ekosistem klaster industri guna mendampingi UMKM agar mampu memenuhi standar manufaktur besar, termasuk peluang pada komponen kendaraan listrik seperti interior dan ban.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 00.16
Resmi Digelar, Automechanika Jakarta 2026 Perkuat Posisi RI di Industri Otomotif Global
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 17.54
Bea Cukai Bekali UMKM untuk Menyiapkan Produk Lokal Menuju Pasar Global
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 15.43
Perusahaan Tekstil Rekrut Outsourcing Bakal Dapat Insentif Pajak
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 15.31
Revisi UU KADIN Disorot, Anindya Bakrie Ingin UMKM Naik Kelas
Berita terkait
Tekstil Bukan Industri Senja, Pemerintah Siapkan Jurus Baru
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 17.05
KDMP Lengkong Bangun Rantai Pasok Digital, Hubungkan Produk UMKM dengan Pasar
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 19.07
Kadin Dukung Insentif untuk Industri Tekstil, Soroti Tantangan Rantai Pasok
kumparan · 24 September 2026 pukul 14.40
Dari Rantai Pasok hingga IPO, Kementerian UMKM Siapkan Ekosistem Baru
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 21.09