Tak Masalah Kalau Jadi Ketum, Jokowi Nyatakan Akan Serius Besarkan PSI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan komitmen untuk membesarkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan serius. Ia sudah memiliki kartu tanda anggota PSI dan tidak menutup kemungkinan menjalankan peran lebih besar di dalam partai. Jokowi menjelaskan, keputusan bergabung bukan sekadar simbolis, melainkan menunjukkan komitmen nyata. Ia juga menyatakan bahwa tidak ada alasan politik khusus di balik penunjukkan kartu anggotanya di beberapa daerah seperti Nusa Tenggara Timur dan Kota Bandung. Ia menegaskan bahwa kesempatan untuk memperlihatkan status sebagai kader lebih berkaitan dengan momentum kegiatan yang dihadirinya. Jokowi tidak secara langsung menyatakan akan mengambil posisi ketua umum partai, tetapi menyatakan bahwa setiap posisi strategis dalam organisasi politik memiliki prosedur tersendiri yang harus dilalui melalui mekanisme partai.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.49
Jokowi Jadi Kader PSI, Efriza Bongkar Sikap PDIP
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.29
Ingat ya, Manuver Jokowi Saat Ini Baru Langkah Awal
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 17.09
Peluang Jadi Ketum PSI Gantikan Kaesang, Jokowi: Lewat Kongres
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.00
Jokowi Bangun Kekuatan dengan PSI, Ada Pesan Tersembunyi Buat Prabowo?
Berita terkait
Bikin Lawan Politik Ketar-ketir, Jokowi Ungkap Alasan Pilih Umumkan Status PSI-nya di Bandung
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 02.30
Jokowi Ungkap Gabung ke PSI Sejak Oktober 2025, Pamer Kartu Anggota
CNN Indonesia · 26 September 2026 pukul 20.13
Banyak yang Enggak Percaya Jokowi Anggota PSI
JPNN.com · 26 September 2026 pukul 17.04
Jokowi Bicara Peluang Jadi Ketua Umum PSI, 'Terserah Partai, Ada Mekanismenya'
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 12.58