Tak Mau Rakyat Berutang ke Rentenir, Prabowo Dorong Negara Beri Pinjaman Lunak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyatakan keinginan masyarakat tidak lagi bergantung pada rentenir dengan menyediakan pinjaman lunak dari kekuatan ekonomi Indonesia. Ia menyampaikan hal ini dalam Muktamar ke-35 NU di Jombang pada Senin (31/8/2026). Prabowo menekankan negara harus hadir untuk memberikan alternatif pembiayaan yang lebih layak. Tujuannya, masyarakat dapat hidup layak tanpa utang berat dari rentenir. Pemerintah akan memanfaatkan sumber daya negara untuk pinjaman lunak yang tidak membebani. Prabowo juga menyebut penurunan kemiskinan ekstrem dalam dua tahun pertama sebagai bukti strategi berhasil. Namun, kebijakan ini membutuhkan mekanisme jelas termasuk skema pembiayaan, penerima, persyaratan, dan sumber dana.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 14.00
Prabowo Ingin Rakyat Lepas dari Rentenir, Negara Siapkan Pinjaman Lunak
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 13.30
Prabowo Sudah Tutup 290 BUMN Rugi, 700 Lagi Menyusul Hingga Akhir 2026
Liputan6.com · 31 Agustus 2026 pukul 13.13
Cerita Prabowo Tolak Tawaran Utang IMF: Indonesia Bisa Tanpa Pinjaman
Berita terkait
Prabowo Targetkan Tingkat Kemiskinan 2027 Turun ke 6,0-6,5 Persen
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 16.03
Prabowo Targetkan Lifting Minyak di 2027 Capai 610.000 Barel per Hari
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.57
Target Besar Prabowo di 2027: Kemiskinan 6% dan Pengangguran 4,3%
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 15.48
Ekonomi Tumbuh Tinggi Tapi Warga RI Masih Demo, Ini Kata Purbaya!
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 17.35