Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Sebut Strategi Transformasi di Muktamar NU: Penghematan BUMN, Pinjaman Lunak, dan Penurunan Kemiskinan

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan strategi transformasi bangsa dalam menutup Muktamar ke-35 NU di Jombang pada 31 Agustus 2026. Pemerintah fokus mengangkat rakyat keluar dari kemiskinan melalui perencanaan terhitung hingga rupiah-rupiahnya, dengan penurunan kemiskinan ekstrem dalam dua tahun pertama sebagai bukti keberhasilan. Kemandirian pembiayaan menjadi prioritas, dengan penolakan pinjaman IMF dan penyediaan alternatif pinjaman lunak dari kekuatan ekonomi dalam negeri agar masyarakat tidak lagi bergantung pada rentenir. Koalisi pemerintahan diperlukan untuk menangani negara berpenduduk 300 juta jiwa, sekaligus membela ukuran kabinet yang cukup untuk stabilitas. Pemerintah telah menutup 290 BUMN dengan penghematan Rp50 triliun dan berencana menutup minimal 700 BUMN lagi hingga Desember 2026, dengan target total penghematan hingga Rp100 triliun. Namun, terdapat perbedaan laporan: Warta Ekonomi menyebut target penutupan BUMN 700 dengan tersisa 200-250 BUMN, sementara VOI menyebutkan sudah menutup 290 BUMN dengan berencana menutup setidaknya 700 lagi. Penghematan yang dilaporkan berbeda antara laporan: Warta Ekonomi menyebut 100 triliun rupiah, sedangkan VOI menyebutkan Rp50 triliun yang sudah dicapai dengan target Rp100 triliun. Pemerintah tetap membuka ruang investasi asing namun berupaya mengurangi ketergantungan pada utang. Prabowo menekankan bahwa ukuran keberhasilan pemerintah bukanlah membuat masyarakat hidup seperti negara maju, tetapi memastikan kebutuhan dasar terpenuhi dengan layak, termasuk penghasilan yang cukup agar tidak perlu mencari pinjaman dari rentenir.

Menurut tiap media