Tambah Layer Cukai Rokok Berisiko Picu Downtrading dan Tekan Penerimaan Negara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Keuangan Rencana menambah lapisan tarif cukai rokok menuai kritik karena dianggap tidak tepat sasaran mengatasi peredaran rokok ilegal. Senior Researcher LPEM UI, Vid Adrison, menyatakan penambahan lapisan tarif berpotensi menciptakan kompleksitas struktur cukai tanpa solusi signifikan. Ia menambahkan, tarif lebih rendah memberi kesempatan pabrikan membuat produk murah, mendorong downtrading konsumen beralih dari rokok mahal ke murah, sehingga konsumsi meningkat dan penerimaan negara turun. Project Lead CISDI Beladenta Amalia juga menilai kebijakan akan memperbanyak variasi rokok murah di pasar, mempercepat downtrading dari sisi konsumen maupun produsen. Ia menghakimi efektivitas tarif rendah sebagai insentif tidak optimal untuk mengajak pelaku rokok ilegal masuk pasar legal karena pelaku tetap mencari celah untuk mempertahankan profit. Penambahan layer tarif masih menunggu pembahasan antara pemerintah dan DPR.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 1 September 2026 pukul 12.30
Rencana Tambah Layer Cukai Rokok Dinilai Berisiko Picu Downtrading dan Tekan Penerimaan Negara
Berita terkait
Purbaya Bakal Terapkan Layer Baru Cukai Rokok Tahun Ini, Akan Bahas dengan DPR
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 03.00
Purbaya Tetapkan Syarat Pengenaan Pajak Baru Tahun Depan
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 21.48
Cegah Kebocoran Fiskal, Ekonom Dorong Penindakan Rokok Ilegal
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 18.45
Gubernur Terpilih BI Destry Damayanti Genjot Sinergi Fiskal-Moneter Jaga Inflasi
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 15.06