Tanpa PSI, Gibran Bahkan Dinilai Kesulitan jadi Wapres Lagi di 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Masa depan politik Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2029 dinilai menjadi salah satu alasan Joko Widodo (Jokowi) memperkuat Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ketua Program Doktoral Ilmu Politik UIII, Djayadi Hanan, menyebut peluang Gibran kembali menjadi calon wakil presiden yang mendampingi Prabowo Subianto belum tentu terbuka. Konfigurasi politik pada 2029 diperkirakan berbeda dari Pilpres 2024 karena partai-partai pendukung pemerintahan Prabowo-Gibran dapat memiliki kepentingan masing-masing. Karena itu, Jokowi dinilai membutuhkan kendaraan politik yang lebih mandiri.
Penguatan PSI terlihat dari elektabilitasnya yang disebut mencapai sekitar 3 hingga 4,1 persen pada Juli 2026 berdasarkan data SMRC dan Indikator. Angka tersebut dinilai menunjukkan peluang PSI melewati ambang batas parlemen, terutama ketika kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran menurun. Djayadi menyebut kenaikan PSI sebagai anomali yang berkaitan dengan meningkatnya asosiasi Jokowi terhadap partai itu. Eksperimen survei juga disebut menunjukkan bahwa pengaruh Jokowi dapat meningkatkan suara PSI hingga 10 persen. Jika berhasil masuk DPR, PSI akan menjadi kendaraan politik parlemen bagi Jokowi, yang sebelumnya belum memiliki partai dengan kekuatan legislatif seperti Demokrat atau PDI Perjuangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 13.49
Lihat Itu Gestur Jokowi dan Prabowo, Penuh Makna
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 08.36
Jokowi hingga Jusuf Kalla Hadiri Sidang Tahunan MPR RI 2026
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 21.23
Jokowi Bicara soal Gibran Tak Duduk di Samping Prabowo: Aturannya Sudah Jelas
Berita terkait
Amien Rais sebut PSI Cuma Partai Kecil yang Mau Gibran Jadi Capres
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 20.02
Pola Lompat Partai Dedi Mulyadi Terulang? Dari Golkar-Gerindra, Kini Diincar PSI
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 11.20
Dedi Mulyadi Diam-diam Diincar Jokowi, Disiapkan Dampingi Gibran 2029?
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 11.00
Kalkulasi Jokowi: Peluang Gibran Kembali Jadi Cawapres Prabowo Makin Kecil
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 11.20