Tekan Downtime di Tengah Tantangan Industri Tambang, ExxonMobil Hadirkan Solusi Pelumasan Sintetis Canggih
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Industri pertambangan Indonesia sedang menghadapi tekanan operasional yang meningkat, ditandai dengan kontraksi sektor sebesar 1,64% pada Kuartal II 2026 dan penurunan target produksi batubara dari 790 juta ton pada 2025 ke sekitar 600 juta ton pada 2026. Pemerintah juga menerapkan kebijakan penggunaan bahan bakar nabati B50, yang menambah kompleksitas dalam pengelolaan alat berat. Meskipun konsumsi bahan bakar meningkat sekitar 3,12% dibandingkan B40, hasil pengujian menunjukkan performa mesin tetap stabil. Tantangan ini menjadikan efisiensi operasional dan pengelolaan downtime menjadi prioritas bagi pelaku industri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 9 September 2026 pukul 16.30
ExxonMobil Bawa Solusi Tekan Downtime Alat Berat di Mining Indonesia 2026
Berita terkait
Video: Dukung B50 Prabowo - Elektrifikasi, Alat Berat Tambang Siap?
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 16.00
Raksasa Minyak AS Raup Untung Besar-besaran, Kantongi Rp 2,8 T/Hari
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 22.00
Harga Minyak Tembus US$100, Purbaya: Kita tidak akan Terlalu Kaget
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 19.20
Alat Berat Luar Negeri Ekspansi dengan Energi Berkelanjutan
Media Indonesia · 9 September 2026 pukul 17.30