Harga Minyak Tembus US$100, Purbaya: Kita tidak akan Terlalu Kaget
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah tidak akan kaget dengan kenaikan harga minyak dunia yang mencapai US$100 per barel pada September 2026, karena telah memiliki pengalaman mengelola anggaran saat menghadapi fluktuasi harga komoditas. Purbaya menegaskan pemerintah akan terus memantau konflik di Timur Tengah yang mendorong kenaikan harga tersebut, sekaligus melakukan simulasi berbagai skenario untuk memastikan keberlanjutan anggaran negara. Ia menambahkan, asumsi harga minyak US$100 per barel sudah termasuk dalam perhitungan stimulus semester II 2026, sehingga tidak diperlukan penyesuaian signifikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 17.47
Realisasi Anggaran BNPB Tembus Rp2,6 T, Purbaya Siap Tambah
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 08.42
Purbaya Buka Suara soal Dampak Ekonomi Erupsi dan Kesiapan Anggaran Bencana
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 07.05
Purbaya Jamin Bakal Tambah Anggaran Bencana: Kita Usahakan, tapi Jangan...
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 20.40
Pentingnya Alokasi Anggaran yang Tepat untuk Penanganan Bencana
Berita terkait
Purbaya: Dana Rp44 Miliar untuk Bencana NTT Sudah Ditransfer Sejak Awal Agustus
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 22.09
Menkeu Purbaya Mulai Hitung Anggaran Pemulihan Pascabencana di NTT
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 15.31
Otorita IKN Minta Tambah Rp 15,8 Triliun, Purbaya Jawab Begini
Detik.com · 9 September 2026 pukul 20.15
Bencana Jadi Beban Ekonomi Negara?
Detik.com · 9 September 2026 pukul 14.45