Teknologi AI Permudah Industri Logistik Tangani Lonjakan Paket
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perusahaan logistik dituntut untuk beradaptasi cepat dengan lonjakan volume pengiriman akibat pertumbuhan e-commerce. Teknologi artificial intelligence (AI) dan data analitik semakin penting untuk mengoptimalkan operasional, mulai dari jumlah kurir hingga proses penyortiran paket.
J&T Express menerapkan AI sejak awal untuk meningkatkan efisiensi dan kecepatan pengiriman. CEO Robin Lo menjelaskan bahwa sebelum paket tiba di wilayah tujuan, perusahaan sudah memprediksi kebutuhan sumber daya manusia berdasarkan pola pengiriman. Misalnya, ketika mengirim paket dari Jakarta ke Bali atau Nusa Tenggara, data AI digunakan untuk menentukan jumlah SDM yang harus disiapkan.
Menurut Robin, pendekatan konvensional tidak efisien untuk menangani fluktuasi volume pengiriman. AI dan analitik data memungkinkan perusahaan menyesuaikan tenaga operasional dengan akurat, sehingga proses pengiriman lebih cepat dan responsif terhadap kebutuhan pasar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 09.03
Volume Paket Naik 65 Persen, J&T Express Perkuat Teknologi dan Efisiensi
Berita terkait
Di Balik Data Manis Meta: AI, Kreator, dan Bisnis yang Makin Bergantung pada Satu Platform
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 18.23
Modernisasi Workflow Pakai AI Bisa Genjot Laba Jutaan Dolar
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 21.15
EasyGo Rilis TMS Berbasis AI Terbaru, Bisa Tekan Biaya Operasional
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 16.33
Video: Intip Cara AI Bantu Bisnis Genjot Penjualan di e-Commerce
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 16.00