Di Balik Data Manis Meta: AI, Kreator, dan Bisnis yang Makin Bergantung pada Satu Platform
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Meta mengungkapkan visi masa depan e-commerce di Asia Pasifik yang didorong oleh AI, kreator, dan livestream shopping. Menurut Benjamin Joe, VP Asia Pasifik Meta, separuh konsumen wilayah menemukan dan membeli produk melalui media sosial, sementara delapan dari sepuluh pengguna menyaksikan konten livestream secara mingguan. Studi yang dilakukan Meta melalui Ipsos dengan 14.473 responden di 18 negara pada November 2025 menunjukkan tingkat kepercayaan tinggi pada rekomendasi kreator, meskipun riset ini tidak independen dan dipengaruhi oleh kepentingan Meta.
Meta berupaya memperkuat ekosistemnya dengan menggabungkan livestream, fitur chat, hingga transaksi pembayaran dalam satu platform. Strategi ini bertujuan mempertahankan pengguna dan bisnis agar tidak mudah beralih ke kompetitor. Joe menyatakan bahwa permintaan klien terhadap integrasi AI telah meningkat drastis dibandingkan tahun sebelumnya, ketika AI mas masih dalam tahap eksperimen.
Pada bisnisnya, Meta mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 28% secara tahunan, didukung oleh 3,6 miliar pengguna aktif harian di seluruh aplikasinya. Sembilan juta UMKM telah memanfaatkan tools AI generatif untuk membuat iklan, sementara penggunaan fitur pembuatan gambar AI meningkat dua kali lipat dalam satu kuartal.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 16.30
Ditawari Rp 471 Miliar, Ibu-Anak Petani Malah Usir Raksasa AI
Berita terkait
WhatsApp Resmi Luncurkan Meta Business Agent Untuk Pelaku Bisnis di Indonesia
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 11.00
Fitur Baru Ini Segera Rilis di Instagram, Sudah Ada di WhatsApp Duluan
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 22.03
Meta Hapus 11 Juta Akun Penipu, 63 Pelaku Sindikat Besar Ditangkap
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 17.33
Jangan Biarkan Twitch Pakai Video Kamu untuk Latih AI, Begini Cara Mencegahnya
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 14.14