Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Telan Rp7,2 T, PSEL Legok Nangka Siap Olah 2.000 Ton Sampah per Hari

Pemerintah Indonesia mulai membangun proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Legok Nangka di Jawa Barat dengan nilai investasi US$400 juta atau sekitar Rp7,2 triliun. Fasilitas ini dirancang untuk mengolah 2.000 ton sampah per hari sekaligus menghasilkan energi listrik dengan kapasitas pembangkit 40,79 MW.

Proyek ini bertujuan mengatasi masalah sampah perkotaan dan mendukung transisi energi melalui pemanfaatan sampah sebagai sumber energi baru terbarukan. Selain itu, PSEL Legok Nangka diproyeksi dapat mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 311 ribu ton CO₂ ekuivalen serta menyerap sekitar 1.500 tenaga kerja selama masa konstruksi.

Masa konstruksi proyek diperkirakan berlangsung lebih dari 41 bulan dengan target operasi komersial pada akhir 2029, namun pemerintah berharap percepatan agar beroperasi lebih awal. PSEL Legok Nangka diharapkan menjadi model pengembangan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi yang dapat direplikasi di berbagai daerah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait