Terindikasi Isi BBM Berulang, 5.000 Nomor Polisi Kendaraan Diajukan Blokir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pertamina Patra Niaga bersama Kepolisian dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melakukan inspeksi mendadak di beberapa SPBU di Padang untuk memantau penyaluran BBM subsidi. Hasil pemeriksaan menunjukkan operasional normal, namun ditemukan indikasi kendaraan dengan nomor polisi tidak sesuai pada pengisian BBM subsidi. Sebagai respons, Pertamina meminta pemblokiran 5.000 nomor polisi yang terindikasi pembelian berulang serta penghapusan data ribuan nomor lain yang tidak sesuai. Selain itu, 31 sanksi pembinaan dan pemberhentian pasokan sementara diberikan, serta 3 SPBU ditambahkan dalam proses alih pengelolaan, total menjadi 6 SPBU.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 7 September 2026 pukul 17.00
Begini Cara Pertamina Deteksi Penyalahgunaan BBM Subsidi via QR Code
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 17.00
Pertamina dan Polda Sidak Langsung Penyaluran BBM Subsidi di Sumbar
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 16.31
Pertamina Patra Sidak SPBU di Sumbar, Puluhan Diberi Sanksi Sepanjang 2026
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 16.29
Perkuat Pengawasan Penyaluran BBM Subsidi, Pertamina Patra Niaga Gandeng Polda dan Pemprov Sumbar
Berita terkait
Pertamina Blokir 5.000 Nopol dan Sanksi 31 SPBU Nakal di Sumbar
JawaPos · 7 September 2026 pukul 16.15
Isu Beli BBM Subsidi Wajib Pakai STNK, Ini Klarifikasi Pertamina
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 16.00
Ada Penyalahgunaan QR Code BBM Subsidi, 31 SPBU di Sumbar Ditindak
Detik.com · 5 September 2026 pukul 19.30
Pertamina Tindak Tegas Pelanggaran Penyaluran BBM di Sumbar
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 19.15